Kalimantan Timur –Manajemen PT Gerbang Nusantara Berita membantah tegas kabar yang menyebut perusahaan media tersebut menerima anggaran dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kabar itu beredar melalui tangkapan layar percakapan WhatsApp yang mencantumkan nama perusahaan beserta tautan situs gerbangnusantaranews.id.
Dalam tangkapan layar yang beredar, disebutkan bahwa media tersebut “besar mendapat anggaran di PPU” serta “media baru 5 bulan” dan “di atas 200 kayanya”. Pesan tersebut kemudian menimbulkan spekulasi di kalangan publik mengenai adanya dugaan keterlibatan media ini dalam proyek anggaran pemerintah daerah.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Gerbang Nusantara Berita, Guswar Amanda, memberikan klarifikasi resmi.
“Kami tegaskan bahwa hingga saat ini PT Gerbang Nusantara Berita tidak memiliki kerja sama dengan pemerintah manapun, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Pihaknya juga menjelaskan bahwa secara legalitas, PT Gerbang Nusantara Berita berdomisili di Kutai Kartanegara, Tenggarong, bukan di wilayah Penajam Paser Utara.
“Apabila informasi yang beredar hanya salah ketik atau kekeliruan dalam mencantumkan tautan situs, kami masih dapat memaklumi. Namun, jika ada unsur pencatutan yang disengaja, tentu kami akan menempuh langkah lain sesuai ketentuan hukum,” tambahnya.
Tim redaksi Gerbang Nusantara Berita juga telah melakukan penelusuran terhadap media lain yang memiliki nama serupa dan diduga beroperasi di wilayah PPU. Hasilnya, media tersebut juga membantah keterkaitan dengan kabar penerimaan anggaran yang dimaksud.
Pihak perusahaan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta tidak mudah mempercayai pesan berantai tanpa konfirmasi langsung kepada sumber resmi.